Penerapan otomatisasi perkantoran memberikan pengaruh positif yang luar biasa dalam meningkatkan produktivitas organisasi . Proses distribusi data menjadi jauh lebih cepat, pekerjaan administratif yang berulang-ulang dapat diselesaikan secara otomatis, serta penyimpanan dokumen fisik dapat dipangkas menjadi arsip digital yang hemat tempat . Hal ini mendukung terciptanya konsep ecogreen atau perkantoran ramah lingkungan karena meminimalkan penggunaan kertas secara signifikan (paperless) .
Namun, di sisi lain, kemajuan teknologi ini juga mendatangkan tantangan atau dampak negatif yang harus diantisipasi . Salah satu kekhawatiran terbesar adalah berkurangnya kebutuhan akan tenaga kerja manusia untuk tugas-tugas manual dan rutin karena perannya telah digantikan oleh mesin otomatis. Hal ini menuntut adanya kesiapan fisik, mental, maupun keterampilan yang terus diperbarui dari para calon tenaga kerja agar tidak tersingkirkan oleh perkembangan teknologi.
Menghadapi tantangan tersebut, siswa MPLB didorong untuk tidak sekadar menjadi operator pasif . Kalian harus mampu berpikir kritis, kreatif, serta menguasai keterampilan memadukan teknologi guna menyelesaikan berbagai masalah nyata di tempat kerja nanti .